tya’zone…


Tempayan Retak…
July 4, 2008, 9:26 am
Filed under: good

Tempayan Retak

Seorang tukang air di India memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawanya menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak. Jika tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya, tempayan retak itu hanya dapat membawa air setengah penuh.

Selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari. Si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja si tempayan yang tidak retak merasa bangga akan prestasinya, karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Namun si tempayan retak yang malang itu merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya dapat diberikannya.

Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak itu berkata kepada si tukang air, “Saya sungguh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu.”
“Kenapa?” tanya si tukang air. “Kenapa kamu merasa malu?”
“Saya hanya mampu, selama dua tahun ini, membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa karena adanya retakan pada sisi saya telah membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacatku itu, saya telah membuatmu rugi,” kata tempayan itu.

Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak, dan dalam belas kasihannya,
ia berkata, “Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan.”
Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan. Itu membuatnya sedikit terhibur.

Namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor, dan kembali tempayan retak itu meminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya. Si tukang air berkata kepada tempayan itu, “Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan yang lain yang tidak retak itu? Itu karena aku selalu menyadari akan cacatmu dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu, dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu ada, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang.”

Setiap dari kita memiliki cacat dan kekurangan kita sendiri. Kita semua adalah tempayan retak. Namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk menghias dunianya. Di mata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekuranganmu. Kenalilah kelemahanmu dan kamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan. Ketahuilah, di dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita.

makanya…ayo semangat!!!!!!!!



Doa..
July 4, 2008, 9:09 am
Filed under: good | Tags:

DOA

Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba balap
mobil mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab ini adalah babak
final. Hanya tersisa 4 peserta sekarang, dan mereka memamerkan setiap mobil
mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab memang begitulah
peraturannya. Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tidak istimewa. Namun
ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil
Mark-lah yang paling tidak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan
mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya. Yah, memang mobil itu tidak
begitu menarik. Dengan kayu sederhana dan sedikit lampu kedip di atasnya,
tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil-mobil mainan
lainnya. Namun, Mark bangga dengan semua itu, sebab mobil itu adalah buatan
tangannya sendiri. Tibalah saat yang dinantikan, final kejuaraan balap mobil
mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis Start untuk mendorong mobil
mereka kencang-kencang. Di tiap lintasan telah siap 4 mobil dengan “4
pembalap” kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur
terpisah. Namun, sesaat kemudian, Mark meminta waktu sebentar sebelum lomba
dimulai. Ia tampak berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam,
dengan tangan yang tertangkup memanjaatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia
berkata, “Ya, Aku siap!”. Dor…, tanda start telah dimulai. Dengan satu
hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itu
pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat,
menjagokan mobil pilihannya masing-masing. “Ayo… ayo… cepat… cepat…
maju… maju…” begitu teriak mereka. Aha… sang pemenang mulai
ditentukan. Tali lintasan Finish pun melambai. Dan… ternyata Mark-lah
pemenangnya. Ya. Semuanya senang. Begitu pula dengan Mark. Ia berucap dan
berkomat-kamit lagi dalam hati. “Terima kasih.” Saat pembagian piala tiba.
Mark maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala diserahkan, ketua panitia
bertanya, “Hai jagoan… kamu tadi pasti berdoa kepada Tuhan agar kamu
menang, bukan?” Mark terdiam. “Bukan, Pak. Bukan itu yang aku panjatkan,”
kata Mark. Ia lalu melanjutkan, “Sepertinya, tidak adil meminta kepada Tuhan
untuk menolongku mengalahkan orang lain. Aku hanya memohon pada Tuhan,
supaya aku tidak menangis jika aku kalah.” Semua hadirin terdiam mendengar
itu. Setelah beberapa saat, gemuruh tepuk tangan terdengar memenuhi ruangan.

***

Teman, Anak-anak tampaknya lebih memiliki kebijaksanaan dibandingkan kita
semua. Mark tidak memohon pada Tuhan untuk menang dalam tiap ujian. Mark
tidak memohon pada Tuhan untuk meluluskan dan mengatur setiap hasil yang
ingin diraihnya. Anak itu juga tidak meminta agar Tuhan mengabulkan semua
harapannya. Ia tidak berdoa untuk menang, dan melihat kekalahan yang
lainnya. Namun, Mark memohon pada Tuhan agar diberikan kekuatan saat
menghadapi itu semua. Ia berdoa agar diberikan kemuliaan untuk mau menyadari
kekurangan dengan rasa bangga. Mungkin, telah banyak waktu yang kita lakukan
untuk berdoa pada Tuhan agar mengabulkan setiap permintaan kita. Terlalu
sering juga, kita meminta pada Tuhan agar menjadikan kita nomor satu…
menjadi yang terbaik… menjadi pemenang dalam tiap ujian. Sering kita
berdoa pada Tuhan, untuk menghalau tiap halangan dan cobaan yang ada di
depan mata. Kita sering lupa, dan sering merasa cengeng dengan kehidupan
ini. Saya yakin, Tuhan memberikan kepada kita ujian yang berat, bukan untuk
membuat kita lemah, cengeng dan mudah menyerah. Sesungguhnya, Tuhan sedang
menguji setiap hamba-Nya yang shaleh. Teman, berdoalah agar kita selalu
tegar dalam setiap ujian. Berdoalah, agar kita selalu dalam lindungan-Nya
saat menghadapi itu semua. Amin. (Terima kasih karena Anda telah membaca,
Irene)

hehe…aku suka namanya…Mark..mengingatkanku saat dulu masih ngefans sama Mark-Westlife..:P jadi malu…

yah…tulisan di atas itu bukan ceritaku..aku ambil karena ada hikmah yang bisa kita ambil…

jangan lupa kasih comment ya…



Apalah Arti Sebuah Nama…
July 4, 2008, 7:46 am
Filed under: good

dimulaikan dengan bismillah..
disudahi dengan alhamdulillah…
itulah sehari dalam hidup kita..
mudah-mudahan dirahmati Allah…

Ada peribahasa ya bilang, “Apalah Arti Sebuah Nama”…kalo g salah yang bilang tuh
sastrawan terkenal, William Shakespeare.kenapa dia bisa ngomong kayak begitu ya?
menurutku ada beberapa kemungkinan…
[pertama] mungkin karena dia gak tau apa sih arti namanya. waktu nanya ke ortunya, eh malah dimarahi…
“Wis to le, awakmu iki gak usah bingung jeneng.. iku wis urusane bapak ibu, iku kuwi hasil musyawarah 1 dusun…”
(“Sudahlah wahai anakku, dikau tak perlu bngung tentang nama, itu urusan Daddy ama Mommy :P ,
itu sudah hasil musyawarah 1 kampuang kita.. “,red.)
klklklklkl….bcanda! maap pak will…
[kedua] kemungkinan kedua, dia mah tahu apa arti namanya,,,tapi dia malu, mungkin artinya jelek banget ya..
kayak = hum…apa ya? “buah pear yang gemetar” hayyah….maksa abis sih artinya…
[ketiga]  itu bukan namanya, nama aslinya dirahasian…dia bertapa cari nama yg bagus….trus nemu william shakespeare itu..
udah ah, nglantur melulu..
by the way, kita sekarang masuk ke inti pembicaraan,saudara-saudaraku sebangsa setanah air,
dulu, aku setuju banget dengan peribahasa ini. tapi lama kelamaan….

aku..

aku nihh…

aku lo…bukan kamu,..

:P

aku sukaa banget sama arti namaku..

sumpeh deh…

mungkin bagi pembaca-pembaca yang belum tau aku…
q kasih tau sekalian aja ya…
namaku agak panjang, hurufnya banyak, artinya malah tambah banyak lagi… :P
namaku itu..

“RESTIA REZALINI PRAHARA SUKMA”

pertama baca, pasti langsung lihat nama ketiga? [tanya kenapa?]
aku jelasin artinya yah..

Aku punya seorang kakak (mbak ne), lahirnya Februari ‘86, saat umur kakakku 8 bulan, masih lucu-lucunya n nakal-nakalnya tuh…
ibuku udah mengandung aku di perutya..nah, saat itu..ayahku ngerasa ternyata “repot banget ya ngurusin anak”, padahal masih satu aja udah ribetnya minta ampun
apalagi ntar kalo anaknya 2,pasti tambah repot.. maklumlah..namanya juga OTB=Orang Tua Baru, :P . ayahku trus bilang ke ibu, apa gak sebaiknya kehamilannya ditunda dulu,
maksudnya gak punya anak dulu gitu(artinya ibu harus menggugurkanku…Naudzubillah…)
namun,Ibuku tetep kekeuh mempertahankanku..(aku terharu ibuu…)
ibu : “mas, anak ini sudah dititpkan ALLAH sama kita, kalo kita gugurkan, kita berarti telah membunuh nyawa mas..”
ayah : “tapi ngurusin nelly aja udah repot lo bu, gimana nanti kalo dia punya adik??apa gak tambah repot!? lagian nelly masih kecil, dia bisa tah dengan kehadiran adik?
masih kecil udah jadi kakak…gak mungkin…”
ibu : “nelly pasti bisa, ya kita yang harus mengkondisikan anak-anak mas..”
ayah : “tapi apa gak terlalu cepet punya anak lagi, nanti-nanti kan bisa hamil lagi bu.. ga harus sekarang..”
ibu : “tapi ALLAH sudah memberi kita sekarang mas..anak ini punya hak untuk hidup..dia sudah bernyawa..”
tapi ayahku tetep kekeuh…
ibu juga kekeuh…
ayahku terus memaksa..
ibu juga memaksa..
begitulah kira-kira yang terjadi selama beberapa bulan awal kehamilan ibuku, tiap malam diisi dengan pertengkaran2, marah2, dll.. (hiks..aku jadi sedih..)
lama kelamaan, ayahku mulai menerimaku..dia mulai menyadari bahwa aku ini adalah buah cintanya dengan ibu…(cieehh)
namun, ibuku yang bekerja di dunia medis, tahu bahwa seorang ibu hamil, jika kondisi psikologisnya terganggu
maka akan berpengaruh pada bayinya, ibu takut jika aku nanti lahir dengan kondisi yang tidak sempurna..
ibu gelisah..tiap malam beliau berdoa…namun tetap khawatir akan kondisiku nantinya…[jaman dulu USG masih blm canggih..jd gak pake begituan..]

ternyata ALLAH berkehendak lain.. setelah +- 9 bulan 10 hari, ibu melahirkanku…dan alhamdulillah…
Subhanallah…aku lahir normal, aku lahir tanpa cacat, aku lahir sempurna, anggota tubuhku lengkap, bayi montok, merah, lucu,’ndut (^ ^)
aku menangis ketika keluar dari rahim ibu,ayahku mengumandangkan adzan di telingaku..
ibu pun menangis..

Kuasa ALLAH…
[dan waktu udah gedhe..orang2 selalu bilang , mukaku mirip sama ayahku...[benarkah??]
trus mungkin karena merasa agak bersalah terhadapku…ayahku sekarang jadi kayak manjain gitu deh..bukan pilih kasih lo..piss.. ]

akhirnya ketika sudah beberapa hari kelahiranku, ayah dan ibu mulai memusyawarhkan nama untukku, dipilihlah nama RESTU..
tapi restu kayak nama cowok, jadi diganti sama RESTI (biar agak cewek gitu), trus huruf A-nya diambil dari ALLAH..
karena kelahiranku [benar-benar] direstui oleh ALLAH..aminn..

nama kedua tu diambil dari nama seorang bintang..
saat aku lahir, kata ayahku, kayak ada pemilihan putri indonesia gitu..g tau deh,, trus nama pemenangnya tuh namanya
“…REZALINI…”, asalnya dari sulawesi, orangnya cantik, pinter, alim, (hhm…aku banget yah….)hehehe
ya udah, ahirnya dicomot tuh nama..dengan harapan orang tua, aku akan jadi anak yang seperti nama pendahuluku..AMIINN..

trus nama ketiga diambil dari sejarah kelahiranku, yang menyebabkan perang dunia di rumahku, jadi untuk kenang-kenangan(kok kenang2an yah??)
aku dikasih nama PRAHARA..udah tu sendiri kan artinya..
well, nama ini agaknya mengundang banyak pertanyaan, baik dari kaum cerdik cendekia maupun dari golongan rakyat jelata..hehe[kidding!]
yah, pokoknya dikasih nama itu untuk kenang2an ajah, g ada maksud apa2..
ya masa’ orang tua pingin anaknya bawa bencana??g mungkin donk..harapannya, aku menjadi orang yang bisa menghindari atau bahkan dapat menyelesaikan pertengkaran2..
terbukti…sekarang aku termasuk di antara orang2 pecinta damai ….gak percaya??tanya temen2 ku aja…ato keluarga serta para sahabat…:P

nama terakhir “SUKMA” artinya jiwa, nyawa,aku dikasih nama itu karena ketika mengandung dan melahirkanku..
kelelahan-demi kelelahan telah dijalani, sakit 1000 sakit, ibuku bertaruh nyawa, antara hidup dan mati..
aku dan semua saudaraku dikasih nama belakang sukma, karena setiap melahirkan, ibu mengalami kesakitannya masing-masing..
saat melahirkan kakakku..sakitnya luar biasa, namanya juga anak pertama…belum pernah…pengalaman pertama punya anak..

saat melahirkanku, ibuku agak kesulitan, karena aku ternyata ndut sekali…:P
[fakta:meskipun dalam kandungan ibu banyak mengalami cobaan, tapi berat lahirku paling tinggi diantara semua saudara..g tau kenapa??]
jadi ibu mengejan sambil gigit tangan suster yang membidani kelahiranku…sampe sekarang bekasnya masih ada..
kalo aku silaturrahmi ke rumah beliau pas idul fitri pasti masih keinget2…hehe jdi malu..

saat melahirkan adekku, ibu operasi caesar..karena letak adekku melintang di perut ibu, jadi g mau turun..
akhirnya ibu operasi,dan jaman dulu itu, obat bius rasanya sakiiiiit sekali,,,
kalo obat penghilang rasa sakit habis, ibuku bawaannya teriak2 gitu,,,sakitt…sakit…trus tangannya harus diikat
di sebelah ranjang…karena kata ibu…rasanya bekas jahitan di perut tuhh gaatttaaalll…jadi pengen garukk…klo digaruk, lukanya g sembuh2 donk..
nah, untuk menghindarinya..akhirnya tangan ibu diikat…(poor mommy..:( )

ya ALLAH…
abis nulis ini, aku jadi kangen sama ibu…

maka, saudara-saudaraku sesama muslim, sebangsa negara republik indonesia tercinta..:P q pgn ngmg klo kita harus hormat san gak boleh nakal sama IBU…
Rasulullah SAW, aja, waktu ditanya siapa yang hrs dhormati jawab beliau..
Rasulullah : “Ibumu..”
sahabat    : “Siapa lagi ya Rasul?”
Rasulullah : “Ibumu..”
sahabat    : “Siapa lagi ya Rasul?”
Rasulullah : “Ibumu..”
sahabat    : “Siapa lagi ya Rasul?”
Rasulullah : “Ayahmu..”

sampai 3 kali Rasul mengutus ummatnya untuk menghormati IBU..baru ayah…
setelah baca postingan ini…mari kita diam sejenak…2-3 menit aja…doakan ibu kita, orang tua kita,,abis itu,,kalo mau sms ato telfon…silahkan…
bilang sama ibu, bapak.. kalo kita sayyaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnggggg bgt sama mereka.. ^ ^

hum…kayaknya agak menyimpang yah…awalnya ngomongin arti nama, trus jadi Ibu deh…gpp..
ini kan blog-ku..boleh donk postingan-nya campur2 gado2…:P

pada kesimpulannya, aku bangga sama namaku, ohya, temen2 semua boleh panggil aku Resti ato Tia, kalo panggil nama yg lain, blm tentu aku nyadar n noleh…hehe..

trus klo kamu, apa arti namamu???

kasih comment ya di bawah…
arigatou gozaimasu!!!

WassalamualaikumWrWb



Cinta yang Tak Mampu Terbayar
July 4, 2008, 6:25 am
Filed under: good | Tags:

Cinta yang Takkan Pernah Mampu Terbayar

Lutfia, bukan siapa-siapa. Tapi ia menjadi seseorang yang akan disebut namanya di Surga kelak oleh Yusuf,
anak tercintanya. Dan ia akan menjadi satu-satunya yang direkomendasikan Yusuf, seandainya Allah memperkenankannya
menyebut satu nama yang akan diajaknya tinggal di Surga, meski Lutfia sendiri nampaknya takkan membutuhkan bantuan anaknya,
karena boleh jadi kunci surga kini telah digenggamnya.

Bagaimana tidak, selama dua hari Lutfia menggendong anaknya yang berusia belasan tahun mengelilingi Kota
Makassar untuk mencari bantuan, sumbangan dan belas kasihan dari warga kota, mengumpulkan keping
kebaikan dan mengais kedermawanan orang-orang yang dijumpainya, sekadar mendapatkan sejumlah uang untuk
biaya operasi anaknya yang menderita cacat fisik dan psikis sejak lahir.

Tubuh Yusuf, anak tercintanya yang seberat lebih dari 40 kg tak membuat lelah kaki Lutfia, juga tak
menghentikan langkahnya untuk terus menyusuri kota. Tangannya terlihat genetar setiap menerima
sumbangan dari orang-orang yang ditemuinya di jalan, sambil sesekali membetulkan posisi gendongan
anaknya. Sementara Yusuf yang cacat, takkan pernah mengerti kenapa ibunya membawanya pergi berjalan kaki
menempuh ribuan kilometer, menantang sengatan terik matahari, sekaligus ratusan kali menelan ludah
untuk membasahi kerongkongannya yang kering sekering air matanya yang tak lagi sanggup menetes.

Ribuan kilo sudah disusuri, jutaan orang sudah dijumpai, tak terbilang kalimat pinta yang terucap
seraya menahan malu. Sungguh, sebuah perjuangan yang takkan pernah bisa dilakukan oleh siapa pun
di muka bumi ini kecuali seorang makhluk Tuhan bernama; Ibu. Ia tak sekadar menampuk beban seberat 40 kg,
tak henti mengukur jalan sepanjang kota hingga batas tak bertepi, tetapi ia juga harus menyingkirkan
rasa malunya dicap sebagai peminta-minta, sebuah predikat yang takkan pernah mau disandang siapapun.
Tetapi semua dilakukannya demi cintanya kepada si buah hati, untuk melihat kesembuhan anak tercinta,
tak peduli seberapa besar yang didapat.

Tidak, ia tak pernah berharap apa pun jika kelak anaknya sembuh. Ia tak pernah meminta anaknya membayar
setiap tetes peluhnya yang berjatuhan setiap jengkal tanah dan aspal yang dilaluinya, semua letih yang
menderanya sepanjang jalan menyusuri kota. Ibu takkan memaksa anaknya mengobati luka di kakinya,
tak mungkin juga si anak mengganti dengan seberapa pun uang yang ditawarkan setiap hembusan nafasnya
yang tak henti tersengal.

Lutfia, adalah contoh ibu yang boleh jadi semua malaikat di langit akan mengagungkan namanya,
yang menjadi alasan tak terbantahkan ketika Rasulullah menyebut “ibu” sebagai orang yang menjadi
urutan pertama hingga ketiga untuk dilayani, dihormati, dan tempat berbakti setiap anak. Lutfia,
barangkali telah menggenggam satu kunci surga lantaran cinta dan pengorbanannya demi Yusuf, anak
tercintanya. Bahkan mungkin senyum Allah dan para penghuni langit senantiasa mengiringi setiap hasta
yang mampu dicapai ibu yang mengagumkan itu.

Sungguh, cintanya takkan pernah terbalas oleh siapapun, dengan apapun, dan kapanpun.
Siapakah yang lebih memiliki cinta semacam itu selain ibu? Wallaahu ‘a’lam

aku dapet cerita ini dari web angkatan sma-ku..
bagus banget,,jadi aku posting lagi di sini…
bikin terharu dan pengen nangis..

kasih comment yah temen2…ceritain ttg ibu kalian….salam hormat dan doaku untuk mereka…



Pentingnya Sholat…
July 4, 2008, 6:11 am
Filed under: good

PENTINGNYA SHALAT DALAM KEHIDUPAN..

Balasan bagi yang meninggalkan sholat..

Perhatikan QS. Maryam : 59
yang artinya : Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka sesudah mereka kelak akan menemui kesesatan

Perhatikan pula QS Mudatsir 42-43
yang artinya :
Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar(NERAKA)?
Mereka menjawab : “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan sholat”

LIMA BELAS KUTUKAN ALLAH BAGI YANG TIDAK MENGERJAKAN SHALAT.

A. Enam (6) di dunia :
1. Allah akan mencabut berkah umurnya
2. Allah akan menghapus tanda sebagai orang yang baik di dunia dari wajahnya
3. Setiap amalan yang lain tidak diberikan pahala (diperhitungkan)oleh ALLAH
4. Doa’nya tidak dikabulkan oleh Allah
5. Akan dikutuk oleh semua makhluk
6. Tidak mendapat bagian do’a orang-orang yang shalih

B. Tiga (3) sewaktu akan mati
1. Akan mati dalam keadaan hina
2. Akan mati dalam keadaan sangat lapar
3. Akan mati dalam keadaan sangat haus

C. Tiga (3) sewaktu di kubur
1. Allah akan menyempitkan kuburnya sampai hancur tulang belulangnyan
2. Akan dirasakan sangat panas
3. Akan dicampurkan dengan binatang-binatang yang akan memakannya

D. Tiga (3) setelah kiamat
1. Akan dicampurkan dengan orang-orang yang akan menyeretnya ke dalam neraka jahanam
2. Allah akan memandang kepadanya dengan penuh kemarahan sewaktu dihisab amalnya, sehingga daging mukanya jatuh berguguran
3. Akan dihisab sangat teliti, kemudian dilemparkan ke dalam neraka

sumber : KITAB MUKHTASHARUT TADZKIRO, AL KUTUBI)

Oleh karena itu segeralah berwudhu dan sholatlah..tetapi jika anda tak mempercayainya, silahkan anda buktikan sendiri…

trus…jangan menunda2 waktu sholat..

kalo udah denger adzan usahakan cepet berangkat ambil air wudhu..

[hehe...sebenernya aku juga kadang lelet loh..tapi aku akan berusaha kawan!!]

fight!!ganbatte!!:P

ya udah sekian dulu postingan ttg sholat ini…semoga bermanfaat..

wassalamualaikumWrWb..



Hello world!
July 4, 2008, 4:39 am
Filed under: good

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!